METAMORFOSiS SEBUAH RUANG
 Bermula pada fenomena ruang yang tidak mampu menjalankan fungsinya dengan maksimal, hingga kehilangan fungsi dan akhirnya ditinggalkan. Peningkatan terhadap fenomena tersebut terjadi di sejumlah kota besar yang berdampak pada rusaknya citra kota dan berkurangnya ruang-ruang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Karena itu, diperlukan sebuah solusi dalam upaya memanfaatkan ruang-ruang tersebut. Oleh karena itu, Archevent 2020 mengangkat tema Revival dengan tujuan menghidupkan kembali ruang yang terbengkalai dengan konsep placemaking sebagai salah satu solusi permasalahannya dengan menyesuaikan konteks masyarakat sekitar. Bagaimana ruang yang terbengkalai dapat hidup kembali melalui placemaking?
 Placemaking merupakan suatu alat untuk menciptakan kembali ruang publik dengan memfasilitasi pola penggunaan kreatif. Placemaking juga memperhatikan aspek fisik, budaya, dan indentitas sosial untuk menghasilkan space with sense of place. Placemaking diharapkan dapat memberikan makna baru pada suatu ruang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar dan mengacu pada proses kolaborasi untuk memaksimalkan nilai ruang itu sendiri. “Everyone has the right to live in a great place. More importantly, everyone has the right to contribute to making the place where they already live great.” – Fred Kent
rangkaian acara
SEMINAR ARSITEKTUR Pada tahun ini, Seminar Archevent 2020 akan mengusung tema Space Revival, dengan judul “Placemaking: The Rebirth of The Abandoned”. Seminar ini mengulas fenomena munculnya bangunan terbengkalai yang menyebabkan space waste, dimana placemaking sebagai salah satu solusi untuk menghidupkan kembali ruang-ruang tersebut.
Setiap bangunan atau ruang memiliki masa guna optimalnya, seiring berjalannya waktu ruang akan kehabisan masa dan daya gunanya lalu ditinggalkan. Pengelola cenderung akan merancang bangunan dengan kriteria yang lebih relevan. Umumnya bangunan terbengkalai merupakan bangunan yang sudah tidak difungsikan dan tidak berpenghuni, namun secara fisiknya beberapa bangunan terlihat masih terawat serta memiliki lokasi dan struktur bangunan yang masin mendukung, sehingga dapat difungsikan kembali dengan konteks yang lebih relevan untuk masyarakat dan ... sayembara desain
VIRTUAL EXHIBITION METAMORPHOSE
SPONSOR:
MEDIA PARTNER:
Archevent merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Arsitektur, Universitas Sebelas Maret sebagai bentuk sumbangsih Prodi Arsitektur UNS dalam mewadahi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan pelaku arsitektur lainnya dalam berkarya, berinovasi, bertukar pikiran, dan saling apresiasi. Dengan mengangkat judul Metamorfosis Sebuah Ruang, harapannya seluruh pelaku arsitektur dapat menggagaskan sebuah solusi terhadap permasalahan keterbengkalainya sebuah ruang dengan konsep placemaking yang ditampilkan melalui serangkaian acara Sayembara, Webinar, dan Pameran.
tentang kami follow us on social media
METAMORFOSiS SEBUAH RUANG
 Bermula pada fenomena ruang yang tidak mampu menjalankan fungsinya dengan maksimal, hingga kehilangan fungsi dan akhirnya ditinggalkan. Peningkatan terhadap fenomena tersebut terjadi di sejumlah kota besar yang berdampak pada rusaknya citra kota dan berkurangnya ruang-ruang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Karena itu, diperlukan sebuah solusi dalam upaya memanfaatkan ruang-ruang tersebut. Oleh karena itu, Archevent 2020 mengangkat tema Revival dengan tujuan menghidupkan kembali ruang yang terbengkalai dengan konsep placemaking sebagai salah satu solusi permasalahannya dengan menyesuaikan konteks masyarakat sekitar. Bagaimana ruang yang terbengkalai dapat hidup kembali melalui placemaking?  Placemaking merupakan suatu alat untuk menciptakan kembali ruang publik dengan memfasilitasi pola penggunaan kreatif. Placemaking juga memperhatikan aspek fisik, budaya, dan indentitas sosial untuk menghasilkan space with sense of place. Placemaking diharapkan dapat memberikan makna baru pada suatu ruang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar dan mengacu pada proses kolaborasi untuk memaksimalkan nilai ruang itu sendiri. “Everyone has the right to live in a great place. More importantly, everyone has the right to contribute to making the place where they already live great.” – Fred Kent
rangkaian acara
SEMINAR ARSITEKTUR Pada tahun ini, Seminar Archevent 2020 akan mengusung tema Space Revival, dengan judul “Placemaking: The Rebirth of The Abandoned”. Seminar ini mengulas fenomena munculnya bangunan terbengkalai yang menyebabkan space waste, dimana placemaking sebagai salah satu solusi untuk menghidupkan kembali ruang-ruang tersebut.
Setiap bangunan atau ruang memiliki masa guna optimalnya, seiring berjalannya waktu ruang akan kehabisan masa dan daya gunanya lalu ditinggalkan. Pengelola cenderung akan merancang bangunan dengan kriteria yang lebih relevan. Umumnya bangunan terbengkalai merupakan bangunan yang sudah tidak difungsikan dan tidak berpenghuni, namun secara fisiknya beberapa bangunan terlihat masih terawat serta memiliki lokasi dan struktur bangunan yang masin mendukung, sehingga dapat difungsikan kembali dengan konteks yang lebih relevan untuk masyarakat dan ... sayembara desain
VIRTUAL EXHIBITION METAMORPHOSE
SPONSOR: MEDIA PARTNER:
Archevent merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Arsitektur, Universitas Sebelas Maret sebagai bentuk sumbangsih Prodi Arsitektur UNS dalam mewadahi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan pelaku arsitektur lainnya dalam berkarya, berinovasi, bertukar pikiran, dan saling apresiasi. Dengan mengangkat judul Metamorfosis Sebuah Ruang, harapannya seluruh pelaku arsitektur dapat menggagaskan sebuah solusi terhadap permasalahan keterbengkalainya sebuah ruang dengan konsep placemaking yang ditampilkan melalui serangkaian acara Sayembara, Webinar, dan Pameran. tentang kami follow us on social media
METAMORFOSiS SEBUAH RUANG
 Bermula pada fenomena ruang yang tidak mampu menjalankan fungsinya dengan maksimal, hingga kehilangan fungsi dan akhirnya ditinggalkan. Peningkatan terhadap fenomena tersebut terjadi di sejumlah kota besar yang berdampak pada rusaknya citra kota dan berkurangnya ruang-ruang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Karena itu, diperlukan sebuah solusi dalam upaya memanfaatkan ruang-ruang tersebut. Oleh karena itu, Archevent 2020 mengangkat tema Revival dengan tujuan menghidupkan kembali ruang yang terbengkalai dengan konsep placemaking sebagai salah satu solusi permasalahannya dengan menyesuaikan konteks masyarakat sekitar. Bagaimana ruang yang terbengkalai dapat hidup kembali melalui placemaking?
 Placemaking merupakan suatu alat untuk menciptakan kembali ruang publik dengan memfasilitasi pola penggunaan kreatif. Placemaking juga memperhatikan aspek fisik, budaya, dan indentitas sosial untuk menghasilkan space with sense of place. Placemaking diharapkan dapat memberikan makna baru pada suatu ruang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar dan mengacu pada proses kolaborasi untuk memaksimalkan nilai ruang itu sendiri. “Everyone has the right to live in a great place. More importantly, everyone has the right to contribute to making the place where they already live great.” – Fred Kent
rangkaian acara
SEMINAR ARSITEKTUR Pada tahun ini, Seminar Archevent 2020 akan mengusung tema Space Revival, dengan judul “Placemaking: The Rebirth of The Abandoned”. Seminar ini mengulas fenomena munculnya bangunan terbengkalai yang menyebabkan space waste, dimana placemaking sebagai salah satu solusi untuk menghidupkan kembali ruang-ruang tersebut.
Setiap bangunan atau ruang memiliki masa guna optimalnya, seiring berjalannya waktu ruang akan kehabisan masa dan daya gunanya lalu ditinggalkan. Pengelola cenderung akan merancang bangunan dengan kriteria yang lebih relevan. Umumnya bangunan terbengkalai merupakan bangunan yang sudah tidak difungsikan dan tidak berpenghuni, namun secara fisiknya beberapa bangunan terlihat masih terawat serta memiliki lokasi dan struktur bangunan yang masin mendukung, sehingga dapat difungsikan kembali dengan konteks yang lebih relevan untuk masyarakat dan ...
sayembara desain
VIRTUAL EXHIBITION METAMORPHOSE
SPONSOR: MEDIA PARTNER:
Archevent merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Arsitektur, Universitas Sebelas Maret sebagai bentuk sumbangsih Prodi Arsitektur UNS dalam mewadahi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan pelaku arsitektur lainnya dalam berkarya, berinovasi, bertukar pikiran, dan saling apresiasi. Dengan mengangkat judul Metamorfosis Sebuah Ruang, harapannya seluruh pelaku arsitektur dapat menggagaskan sebuah solusi terhadap permasalahan keterbengkalainya sebuah ruang dengan konsep placemaking yang ditampilkan melalui serangkaian acara Sayembara, Webinar, dan Pameran. tentang kami follow us on social media
 Bermula pada fenomena ruang yang tidak mampu menjalankan fungsinya dengan maksimal, hingga kehilangan fungsi dan akhirnya ditinggalkan. Peningkatan terhadap fenomena tersebut terjadi di sejumlah kota besar yang berdampak pada rusaknya citra kota dan berkurangnya ruang-ruang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Karena itu, diperlukan sebuah solusi dalam upaya memanfaatkan ruang-ruang tersebut. Oleh karena itu, Archevent 2020 mengangkat tema Revival dengan tujuan menghidupkan kembali ruang yang terbengkalai dengan konsep placemaking sebagai salah satu solusi permasalahannya dengan menyesuaikan konteks masyarakat sekitar. Bagaimana ruang yang terbengkalai dapat hidup kembali melalui placemaking? METAMORFOSiS SEBUAH RUANG  Placemaking merupakan suatu alat untuk menciptakan kembali ruang publik dengan memfasilitasi pola penggunaan kreatif. Placemaking juga memperhatikan aspek fisik, budaya, dan indentitas sosial untuk menghasilkan space with sense of place. Placemaking diharapkan dapat memberikan makna baru pada suatu ruang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar dan mengacu pada proses kolaborasi untuk memaksimalkan nilai ruang itu sendiri. “Everyone has the right to live in a great place. More importantly, everyone has the right to contribute to making the place where they already live great.” – Fred Kent rangkaian acara
SEMINAR ARSITEKTUR Pada tahun ini, Seminar Archevent 2020 akan mengusung tema Space Revival, dengan judul “Placemaking: The Rebirth of The Abandoned”. Seminar ini mengulas fenomena munculnya bangunan terbengkalai yang menyebabkan space waste, dimana placemaking sebagai salah satu solusi untuk menghidupkan kembali ruang-ruang tersebut.
Setiap bangunan atau ruang memiliki masa guna optimalnya, seiring berjalannya waktu ruang akan kehabisan masa dan daya gunanya lalu ditinggalkan. Pengelola cenderung akan merancang bangunan dengan kriteria yang lebih relevan. Umumnya bangunan terbengkalai merupakan bangunan yang sudah tidak difungsikan dan tidak berpenghuni, namun secara fisiknya beberapa bangunan terlihat masih terawat serta memiliki lokasi dan struktur bangunan yang masin mendukung, sehingga dapat difungsikan kembali dengan konteks yang lebih relevan untuk masyarakat dan ... sayembara desain
VIRTUAL EXHIBITION METAMORPHOSE
SPONSOR: MEDIA PARTNER:
Archevent merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Arsitektur, Universitas Sebelas Maret sebagai bentuk sumbangsih Prodi Arsitektur UNS dalam mewadahi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan pelaku arsitektur lainnya dalam berkarya, berinovasi, bertukar pikiran, dan saling apresiasi. Dengan mengangkat judul Metamorfosis Sebuah Ruang, harapannya seluruh pelaku arsitektur dapat menggagaskan sebuah solusi terhadap permasalahan keterbengkalainya sebuah ruang dengan konsep placemaking yang ditampilkan melalui serangkaian acara Sayembara, Webinar, dan Pameran.
tentang kami follow us on social media
METAMORFOSis SEBUAH RUANG
Bermula pada fenomena ruang yang tidak mampu menjalankan fungsinya dengan maksimal, hingga kehilangan fungsi dan akhirnya ditinggalkan. Peningkatan terhadap fenomena tersebut terjadi di sejumlah kota besar yang berdampak pada rusaknya citra kota dan berkurangnya ruang-ruang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Karena itu, diperlukan sebuah solusi dalam upaya memanfaatkan ruang-ruang tersebut. Oleh karena itu, Archevent 2020 mengangkat tema Revival dengan tujuan menghidupkan kembali ruang yang terbengkalai dengan konsep placemaking sebagai salah satu solusi permasalahannya dengan menyesuaikan konteks masyarakat sekitar. Bagaimana ruang yang terbengkalai dapat hidup kembali melalui placemaking? Placemaking merupakan suatu alat untuk menciptakan kembali ruang publik dengan memfasilitasi pola penggunaan kreatif. Placemaking juga memperhatikan aspek fisik, budaya, dan indentitas sosial untuk menghasilkan space with sense of place. Placemaking diharapkan dapat memberikan makna baru pada suatu ruang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar dan mengacu pada proses kolaborasi untuk memaksimalkan nilai ruang itu sendiri. “Everyone has the right to live in a great place. More importantly, everyone has the right to contribute to making the place where they already live great.” – Fred Kent
rangkaian acara
SEMINAR ARSITEKTUR
Setiap bangunan atau ruang memiliki masa guna optimalnya, seiring berjalannya waktu ruang akan kehabisan masa dan daya gunanya lalu ditinggalkan. Pengelola cenderung akan merancang bangunan dengan kriteria yang lebih relevan. Umumnya bangunan terbengkalai merupakan bangunan yang sudah tidak difungsikan dan tidak berpenghuni, namun secara fisiknya beberapa bangunan terlihat masih terawat serta memiliki lokasi dan struktur bangunan yang masin mendukung, sehingga dapat difungsikan kembali dengan konteks yang lebih relevan untuk masyarakat dan ... sayembara desain
Pada tahun ini, Seminar Archevent 2020 akan mengusung tema Space Revival, dengan judul “Placemaking: The Rebirth of The Abandoned”. Seminar ini mengulas fenomena munculnya bangunan terbengkalai yang menyebabkan space waste, dimana placemaking sebagai salah satu solusi untuk menghidupkan kembali ruang-ruang tersebut.
VIRTUAL EXHIBITION METAMORPHOSE
SPONSOR: MEDIA PARTNER:
Archevent merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Arsitektur, Universitas Sebelas Maret sebagai bentuk sumbangsih Prodi Arsitektur UNS dalam mewadahi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan pelaku arsitektur lainnya dalam berkarya, berinovasi, bertukar pikiran, dan saling apresiasi. Dengan mengangkat judul Metamorfosis Sebuah Ruang, harapannya seluruh pelaku arsitektur dapat menggagaskan sebuah solusi terhadap permasalahan keterbengkalainya sebuah ruang dengan konsep placemaking yang ditampilkan melalui serangkaian acara Sayembara, Webinar, dan Pameran.
tentang kami follow us on social media
Bermula pada fenomena ruang yang tidak mampu menjalankan fungsinya dengan maksimal, hingga kehilangan fungsi dan akhirnya ditinggalkan. Peningkatan terhadap fenomena tersebut terjadi di sejumlah kota besar yang berdampak pada rusaknya citra kota dan berkurangnya ruang-ruang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Karena itu, diperlukan sebuah solusi dalam upaya memanfaatkan ruang-ruang tersebut. Oleh karena itu, Archevent 2020 mengangkat tema Revival dengan tujuan menghidupkan kembali ruang yang terbengkalai dengan konsep placemaking sebagai salah satu solusi permasalahannya dengan menyesuaikan konteks masyarakat sekitar. Bagaimana ruang yang terbengkalai dapat hidup kembali melalui placemaking? METAMORFOSis SEBUAH RUANG Placemaking merupakan suatu alat untuk menciptakan kembali ruang publik dengan memfasilitasi pola penggunaan kreatif. Placemaking juga memperhatikan aspek fisik, budaya, dan indentitas sosial untuk menghasilkan space with sense of place. Placemaking diharapkan dapat memberikan makna baru pada suatu ruang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar dan mengacu pada proses kolaborasi untuk memaksimalkan nilai ruang itu sendiri. “Everyone has the right to live in a great place. More importantly, everyone has the right to contribute to making the place where they already live great.” – Fred Kent
rangkaian acara
SEMINAR ARSITEKTUR
Setiap bangunan atau ruang memiliki masa guna optimalnya, seiring berjalannya waktu ruang akan kehabisan masa dan daya gunanya lalu ditinggalkan. Pengelola cenderung akan merancang bangunan dengan kriteria yang lebih relevan. Umumnya bangunan terbengkalai merupakan bangunan yang sudah tidak difungsikan dan tidak berpenghuni, namun secara fisiknya beberapa bangunan terlihat masih terawat serta memiliki lokasi dan struktur bangunan yang masin mendukung, sehingga dapat difungsikan kembali dengan konteks yang lebih relevan untuk masyarakat dan ... sayembara desain Pada tahun ini, Seminar Archevent 2020 akan mengusung tema Space Revival, dengan judul “Placemaking: The Rebirth of The Abandoned”. Seminar ini mengulas fenomena munculnya bangunan terbengkalai yang menyebabkan space waste, dimana placemaking sebagai salah satu solusi untuk menghidupkan kembali ruang-ruang tersebut.
VIRTUAL EXHIBITION METAMORPHOSE
SPONSOR: MEDIA PARTNER:
Archevent merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Arsitektur, Universitas Sebelas Maret sebagai bentuk sumbangsih Prodi Arsitektur UNS dalam mewadahi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan pelaku arsitektur lainnya dalam berkarya, berinovasi, bertukar pikiran, dan saling apresiasi. Dengan mengangkat judul Metamorfosis Sebuah Ruang, harapannya seluruh pelaku arsitektur dapat menggagaskan sebuah solusi terhadap permasalahan keterbengkalainya sebuah ruang dengan konsep placemaking yang ditampilkan melalui serangkaian acara Sayembara, Webinar, dan Pameran.
tentang kami follow us on social media
Bermula pada fenomena ruang yang tidak mampu menjalankan fungsinya dengan maksimal, hingga kehilangan fungsi dan akhirnya ditinggalkan. Peningkatan terhadap fenomena tersebut terjadi di sejumlah kota besar yang berdampak pada rusaknya citra kota dan berkurangnya ruang-ruang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Karena itu, diperlukan sebuah solusi dalam upaya memanfaatkan ruang-ruang tersebut. Oleh karena itu, Archevent 2020 mengangkat tema Revival dengan tujuan menghidupkan kembali ruang yang terbengkalai dengan konsep placemaking sebagai salah satu solusi permasalahannya dengan menyesuaikan konteks masyarakat sekitar. Bagaimana ruang yang terbengkalai dapat hidup kembali melalui placemaking? METAMORFOSis SEBUAH RUANG Placemaking merupakan suatu alat untuk menciptakan kembali ruang publik dengan memfasilitasi pola penggunaan kreatif. Placemaking juga memperhatikan aspek fisik, budaya, dan indentitas sosial untuk menghasilkan space with sense of place. Placemaking diharapkan dapat memberikan makna baru pada suatu ruang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar dan mengacu pada proses kolaborasi untuk memaksimalkan nilai ruang itu sendiri. “Everyone has the right to live in a great place. More importantly, everyone has the right to contribute to making the place where they already live great.” – Fred Kent rangkaian acara
SEMINAR ARSITEKTUR
Setiap bangunan atau ruang memiliki masa guna optimalnya, seiring berjalannya waktu ruang akan kehabisan masa dan daya gunanya lalu ditinggalkan. Pengelola cenderung akan merancang bangunan dengan kriteria yang lebih relevan. Umumnya bangunan terbengkalai merupakan bangunan yang sudah tidak difungsikan dan tidak berpenghuni, namun secara fisiknya beberapa bangunan terlihat masih terawat serta memiliki lokasi dan struktur bangunan yang masin mendukung, sehingga dapat difungsikan kembali dengan konteks yang lebih relevan untuk masyarakat dan ... sayembara desain
Pada tahun ini, Seminar Archevent 2020 akan mengusung tema Space Revival, dengan judul “Placemaking: The Rebirth of The Abandoned”. Seminar ini mengulas fenomena munculnya bangunan terbengkalai yang menyebabkan space waste, dimana placemaking sebagai salah satu solusi untuk menghidupkan kembali ruang-ruang tersebut.
VIRTUAL EXHIBITION METAMORPHOSE
SPONSOR: MEDIA PARTNER:
Archevent merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Arsitektur, Universitas Sebelas Maret sebagai bentuk sumbangsih Prodi Arsitektur UNS dalam mewadahi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan pelaku arsitektur lainnya dalam berkarya, berinovasi, bertukar pikiran, dan saling apresiasi. Dengan mengangkat judul Metamorfosis Sebuah Ruang, harapannya seluruh pelaku arsitektur dapat menggagaskan sebuah solusi terhadap permasalahan keterbengkalainya sebuah ruang dengan konsep placemaking yang ditampilkan melalui serangkaian acara Sayembara, Webinar, dan Pameran.
tentang kami follow us on social media
Bermula pada fenomena ruang yang tidak mampu menjalankan fungsinya dengan maksimal, hingga kehilangan fungsi dan akhirnya ditinggalkan. Peningkatan terhadap fenomena tersebut terjadi di sejumlah kota besar yang berdampak pada rusaknya citra kota dan berkurangnya ruang-ruang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Karena itu, diperlukan sebuah solusi dalam upaya memanfaatkan ruang-ruang tersebut. Oleh karena itu, Archevent 2020 mengangkat tema Revival dengan tujuan menghidupkan kembali ruang yang terbengkalai dengan konsep placemaking sebagai salah satu solusi permasalahannya dengan menyesuaikan konteks masyarakat sekitar. Bagaimana ruang yang terbengkalai dapat hidup kembali melalui placemaking? METAMORFOSis SEBUAH RUANG Placemaking merupakan suatu alat untuk menciptakan kembali ruang publik dengan memfasilitasi pola penggunaan kreatif. Placemaking juga memperhatikan aspek fisik, budaya, dan indentitas sosial untuk menghasilkan space with sense of place. Placemaking diharapkan dapat memberikan makna baru pada suatu ruang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar dan mengacu pada proses kolaborasi untuk memaksimalkan nilai ruang itu sendiri. “Everyone has the right to live in a great place. More importantly, everyone has the right to contribute to making the place where they already live great.” – Fred Kent
SEMINAR ARSITEKTUR
Setiap bangunan atau ruang memiliki masa guna optimalnya, seiring berjalannya waktu ruang akan kehabisan masa dan daya gunanya lalu ditinggalkan. Pengelola cenderung akan merancang bangunan dengan kriteria yang lebih relevan. Umumnya bangunan terbengkalai merupakan bangunan yang sudah tidak difungsikan dan tidak berpenghuni, namun secara fisiknya beberapa bangunan terlihat masih terawat serta memiliki lokasi dan struktur bangunan yang masin mendukung, sehingga dapat difungsikan kembali dengan konteks yang lebih relevan untuk masyarakat dan ... sayembara desain rangkaian acara Pada tahun ini, Seminar Archevent 2020 akan mengusung tema Space Revival, dengan judul “Placemaking: The Rebirth of The Abandoned”. Seminar ini mengulas fenomena munculnya bangunan terbengkalai yang menyebabkan space waste, dimana placemaking sebagai salah satu solusi untuk menghidupkan kembali ruang-ruang tersebut.
VIRTUAL EXHIBITION METAMORPHOSE
SPONSOR: MEDIA PARTNER:
Archevent merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Arsitektur, Universitas Sebelas Maret sebagai bentuk sumbangsih Prodi Arsitektur UNS dalam mewadahi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan pelaku arsitektur lainnya dalam berkarya, berinovasi, bertukar pikiran, dan saling apresiasi. Dengan mengangkat judul Metamorfosis Sebuah Ruang, harapannya seluruh pelaku arsitektur dapat menggagaskan sebuah solusi terhadap permasalahan keterbengkalainya sebuah ruang dengan konsep placemaking yang ditampilkan melalui serangkaian acara Sayembara, Webinar, dan Pameran.
tentang kami follow us on social media